Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaPemerintahWalikota jakarta barat

Gubernur Pramono dan Ketua PMI Jusuf Kalla Tinjau Donor Darah Ramadan

114
×

Gubernur Pramono dan Ketua PMI Jusuf Kalla Tinjau Donor Darah Ramadan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, Reportasexpost.com — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama Ketua Umum Palang Merah Indonesia sekaligus Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menghadiri dan meninjau kegiatan Donor Darah Ramadan yang digelar di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (9/3) sore.

Kunjungan tersebut turut didampingi Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah beserta jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat. Dalam kesempatan itu, Pramono dan Jusuf Kalla juga menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah peserta yang mengikuti kegiatan donor darah.

Kegiatan Donor Darah Ramadan ini diselenggarakan selama lima hari, mulai 9 hingga 13 Maret 2026. Aksi kemanusiaan tersebut menyasar para aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Barat, yakni Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).

Panitia menargetkan sebanyak 5.000 kantong darah dapat terkumpul dari sekitar 6.700 calon pendonor yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena dapat menghadiri rangkaian kegiatan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, mulai dari silaturahmi Ramadan, buka puasa bersama, hingga peresmian Paseban Betawi.

“Alhamdulillah hari ini saya mendapatkan undangan untuk bersilaturahmi, buka puasa bersama, meresmikan Paseban Betawi di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, sekaligus bertemu dengan Ketua PMI Pusat, Pak Jusuf Kalla,” ujar Pramono.

Ia menambahkan, kegiatan donor darah yang dilaksanakan selama bulan Ramadan merupakan bentuk kepedulian sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, partisipasi para aparatur pemerintah dalam aksi kemanusiaan tersebut menunjukkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial yang patut diapresiasi, terutama di momentum Ramadan yang identik dengan kepedulian dan berbagi kepada sesama.

Kegiatan donor darah ini diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah di wilayah DKI Jakarta, khususnya selama bulan Ramadan yang biasanya diiringi dengan meningkatnya kebutuhan darah di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *