JAKARTA BARAT, ReportaseXpost.com — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), yang berlangsung di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (17/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, didaulat menjadi inspektur upacara. Di sesi amanat inspektur upacara, Iin membacakan pidato Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Iin menuturkan, pembangunan Jakarta harus dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemerataan akses pendidikan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat, untuk pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta pada 2025 yang mencapai 85,5, tertinggi nasional.
Pemerintah DKI Jakarta, ucap Iin, menjalankan sejumlah program, di antaranya Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), pemutihan pajak kendaraan bermotor, program pemberdayaan, padat karya, hingga dukungan terhadap Program Sekolah Rakyat pemerintah pusat.
Iin melanjutkan, di bidang kesehatan, Pemprov DKI Jakarta juga terus meningkatkan kualitas layanan melalui pembangunan rumah sakit berstandar internasional. Salah satunya dengan pengembangan gedung eks Rumah Sakit Sumber Waras.
Lebih lanjut, Iin menuturkan, pembangunan infrastruktur menjadi bagian penting dalam memperkuat ketangguhan Jakarta sekaligus meningkatkan daya saing sebagai kota global.
“Sejumlah proyek transportasi publik terus dikembangkan, termasuk KRL Jakarta-Palangka Raya yang akan diresmikan pada Agustus, MRT Fase 2 Bundaran HI-Kota, pedestrian layang, serta perluasan rute Transjakarta dan layanan bus Jakarta hingga Kepulauan Seribu,” tutur Iin.
Iin melanjutkan, selain transportasi, Pemprov DKI Jakarta melanjutkan penataan ruang kota dengan menyelesaikan sejumlah pekerjaan yang sebelumnya tertunda, di antaranya pembongkaran tiang monorel yang dilanjutkan dengan penataan Jalan HR Rasuna Said serta peningkatan konektivitas kawasan Ancol melalui integrasi transportasi publik.
Pembangunan Jakarta, kata Iin menyampaikan, harus memperhatikan kualitas lingkungan. Ancaman kemarau panjang, keterbatasan air dan persoalan sampah, lanjutnya, membutuhkan kolaborasi pemerintah, dunia usaha dan masyarakat.
Dituturkan Iin, Pemprov DKI Jakarta juga mendorong gerakan pemilahan sampah dari sumber serta pengembangan TPS 3R di berbagai wilayah. Kesiapsiagaan masyarakat menghadapi musim kemarau, lanjut dia, juga diperkuat melalui kampanye bijak menggunakan air dan edukasi mitigasi kebakaran.
Di sisi tata kelola pemerintahan, Iin menuturkan, bahwa Gubernur DKI Jakarta Pramono menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui pemerintahan yang profesional, transparan dan akuntabel.
“Jakarta kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesembilan kalinya atas laporan keuangan pemerintah daerah,” tuturnya.
Lebih lanjut Iin menuturkan, di usia lima abad Jakarta, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan capaian pembangunan sekaligus menyiapkan fondasi bagi generasi mendatang. Penguatan kemampuan fiskal, ucap Iin, juga dinilai penting, salah satunya melalui skema pembiayaan kreatif seperti penerbitan obligasi daerah.
Gubernur Pramono Anung, kata Iin, mengajak seluruh unsur pemerintahan, dunia usaha, komunitas dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun Jakarta, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan, mengurangi ketimpangan, serta memastikan tidak ada warga yang tertinggal.
“Merdeka bukanlah sekadar sorak perayaan, melainkan amanah yang menuntut langkah nyata. Mari kita ambil peran sekecil apa pun untuk bersama-sama membangun kemajuan Jakarta demi masa depan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur, Dirgahayu Bangsaku Merdeka… Merdeka…,” seru Iin, menutup pembacaan sambutan.
Rangkaian upacara, ditutup dengan Penyerahan piagam penghargaan kepada veteran, Forkopimda Kota Administrasi Jakarta Barat, serta dilakukan pemotongan tumpeng HUT RI ke-81.















