Scroll untuk baca artikel
Whats-App-Image-2026-03-31-at-14-46-52
Whats-App-Image-2026-04-01-at-14-39-48
BeritaTNI – PolriWalikota jakarta barat

Kolaborasi Pemkot, TNI-Polri dan Warga Bersihkan Saluran Air, Gerbek Lumpur Targetkan Jakarta Barat Bebas Genangan

116
×

Kolaborasi Pemkot, TNI-Polri dan Warga Bersihkan Saluran Air, Gerbek Lumpur Targetkan Jakarta Barat Bebas Genangan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, ReportaseXpost.com Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat resmi memulai pelaksanaan Gerakan Bersih Lumpur (Gerbek Lumpur) secara serentak di berbagai wilayah pada Minggu (19/7/2026). Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat mitigasi banjir dan genangan melalui pembersihan sedimentasi saluran air dengan melibatkan unsur pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, serta partisipasi aktif masyarakat.

Kick off Gerbek Lumpur dipimpin langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Hj. Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si., didampingi Komandan Kodim 0503/Jakarta Barat Letkol Inf Saputra Hakki, S.H., M.P.M., dan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H.

Turut hadir Danramil 04/Cengkareng Mayor Inf Irwan Triono beserta jajaran Koramil, Kapolsek Cengkareng AKP Rahis Fadhlillah, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Camat Cengkareng Suhardin, Lurah Kapuk Muhamad Arif Budiman, S.A.P., Kasatpol PP Kecamatan Cengkareng Sukarlan, M.AP., Kasatpol PP Kelurahan Kapuk January, SAP., M.M., para Ketua RW 01 hingga RW 016, serta berbagai unsur masyarakat.

Dalam apel pembukaan, Wali Kota Iin Mutmainnah menegaskan bahwa Gerbek Lumpur bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan yang akan dilaksanakan secara rutin mulai 19 Juli hingga 31 Desember 2026.

«”Kerja ini bukan hanya seremonial. Hari ini memang kick off serentak, tetapi setelah ini pelaksanaannya terus berjalan sesuai pemetaan lokasi dan pengaturan teknis,” tegas Iin.»

Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu strategi utama Pemerintah Kota Jakarta Barat dalam menghadapi musim penghujan agar mampu menekan jumlah titik banjir dan genangan secara signifikan pada awal tahun 2027.

Ia menekankan bahwa persoalan banjir tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah atau dinas teknis semata. Peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut.

«”Wilayah ini adalah wilayah kita bersama. Tanggung jawab menjaga lingkungan bukan hanya pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat,” ujarnya.»

Gerbek Lumpur difokuskan pada pengangkatan sedimen, lumpur, sampah, dan material lain yang menghambat aliran air, mulai dari saluran lingkungan berskala mikro hingga saluran utama sesuai kewenangan masing-masing instansi.

Pemerintah Kota Jakarta Barat juga mengingatkan masyarakat agar tidak menutup atau mempersempit saluran air. Saluran yang tidak berfungsi optimal dinilai menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan saat hujan deras.

“Target kita bukan sekadar mengangkat lumpur, tetapi memastikan seluruh saluran kembali berfungsi normal, bebas sedimentasi, tidak tersumbat, dan mampu mengalirkan air dengan baik,” kata Iin.

Angkut 1.000 Karung Lumpur dalam Waktu Tiga Jam

Efektivitas program tersebut mulai terlihat dari hasil kegiatan pembersihan sebelumnya. Dalam waktu sekitar dua hingga tiga jam, petugas bersama masyarakat berhasil mengangkut sekitar 1.000 karung lumpur dan sampah dari saluran air.

Upaya tersebut berdampak langsung terhadap penurunan tinggi muka air hingga sekitar 60 sentimeter, menandakan sedimentasi menjadi salah satu penyebab utama terhambatnya aliran air.

«”Air sudah turun hampir 60 sentimeter. Artinya sedimentasi yang diangkat membuat aliran air kembali lancar dan hasilnya sangat signifikan,” jelas Iin.»

Dalam pelaksanaannya, pekerjaan dilakukan secara kolaboratif. Jajaran Suku Dinas Sumber Daya Air menangani pekerjaan teknis, sementara pemerintah kecamatan, kelurahan, TNI-Polri, Satpol PP, serta masyarakat bergotong royong membersihkan saluran lingkungan.

Untuk lokasi yang sulit dijangkau secara manual, pemerintah akan mengerahkan alat berat maupun peralatan khusus agar proses normalisasi saluran dapat berjalan lebih optimal.

Setiap kegiatan juga akan dievaluasi melalui laporan volume lumpur dan sampah yang berhasil diangkut sebagai indikator keberhasilan pelaksanaan program.

Kolaborasi Lintas Sektor

Pelaksanaan Gerbek Lumpur di Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, menjadi contoh sinergi lintas sektor dalam upaya pengendalian banjir.

Keterlibatan unsur Kodim 0503/Jakarta Barat, Koramil 04/Cengkareng, Polres Metro Jakarta Barat, Polsek Cengkareng, pemerintah kecamatan, kelurahan, Satpol PP, Mitra Jaya, serta para Ketua RW diharapkan mampu memperkuat koordinasi penanganan persoalan lingkungan hingga tingkat wilayah.

Wali Kota kembali mengingatkan seluruh jajaran agar program tersebut terus berjalan secara konsisten.

«”Jangan berhenti setelah pelaksanaan kick off. Program ini harus terus berjalan sesuai kebutuhan di lapangan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.»

Terintegrasi dengan Penanganan Sampah dan Infrastruktur

Gerbek Lumpur juga menjadi bagian dari program pengelolaan sampah karena sampah yang menyumbat saluran merupakan salah satu penyebab utama terjadinya genangan.

“Secara tidak langsung seluruh sampah yang menghambat aliran air kita bersihkan. Ini menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko banjir,” ujar Iin.

Selain pembersihan saluran, Pemerintah Kota Jakarta Barat juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur pengendalian banjir, di antaranya pembangunan Waduk Kolor di Kembangan Selatan serta penyambungan sejumlah saluran menuju badan air yang lebih besar.

Melalui pelaksanaan Gerbek Lumpur hingga akhir tahun 2026, Pemerintah Kota Jakarta Barat berharap dampak nyata dapat dirasakan masyarakat ketika musim hujan tiba pada awal tahun 2027.

«”Dengan niat dan kerja sama kita semua, semoga saat memasuki musim hujan tahun depan, banjir di Jakarta Barat dapat berkurang secara signifikan sehingga masyarakat tidak lagi mengalami rumahnya terendam,” pungkas Iin.»

Usai apel, kegiatan Gerbek Lumpur secara resmi dibuka dan dilanjutkan dengan kerja bakti serentak di sejumlah titik yang telah dipetakan di wilayah Jakarta Barat sebagai langkah nyata membangun lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tangguh terhadap ancaman banjir.

Whats-App-Image-2026-04-01-at-14-39-48

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *